Sabtu, 31 Januari 2015

Aku (malu-malu) yang Mau Kamu

Sebab hujan ini begitu syahdu. Bagai nada-nada sendu  yang mengeja namamu.
Nama yang semudah itu aku lantunkan dalam doa, tapi sulit kuucap sebagai kata di dunia nyata.

Sebab hujan ini begitu syahdu. Aku rindu kamu, tetapi aku malu.
Malu yang malu-malu.
Diam yang malu-malu.
Dan aku memintamu pada Tuhan dengan malu-malu.

Aku suka kamu.
Suka sekali.
Karna aku adalah pemalu yang malu-malu mau kamu..

-Antengrlalanissa-

2 komentar:

Bukan Blog Biasa mengatakan...

Jarang-jarang nemu surat puitis gini :)

Anteng R. Lalanissa mengatakan...

Haha. Terima kasih, fikri :)))

Posting Komentar