Pada rindu yang menggantung di atap-atap kamarku, aku membayangkan sedikit kecupan di keningku dari kamu.
Sebelum lelap dalam tidurku didalam pelukanmu. Dalam hayalku.
Pada doa yang kuharap terbawa naik malaikat menuju surga, aku berharap ingatmu tentang aku, ada.
Aku tahu kamu tak tahu.
Kamu tidak tahu apa yang aku tahu.
Sebab aku tak menyuruhmu mencari tahu.
Dan kamu juga tidak merasa perlu tahu.
Tidak juga aku memaksamu untuk tahu.
Bukan begitu?
Coba biarkan saja rinduku beruban menunggu waktu letih merinduimu yang entah kapan.
Sebab langit terlampau pelit untuk membagi rahasianya.
Aku ingin tahu, bagaimana perasaanmu. Tapi biar saja, aku meraba dalam ingin di kepalaku.
Diamkan saja aku, yang diam-diam mengingatmu. Selalu.
Sebab kamu, yang Tuhanku tahu, aku mau.
-AntengRLalanissa-




3 komentar:
rindu gak butuh alasan tapi butuh balasan
benar. rindu butuh pelukan sebagai tempatnya pulang
sebuah pelukan dr yg lebih tepat mungkin akan lebih ..................
Posting Komentar