Minggu, 23 Agustus 2015

Terpisah Sementara

Syarifah...
Genggamlah jantungku.
Hitunglah detaknya.
Sebanyak itulah rinduku padamu.

Tidakkah engkau tau...
Walaupun jarak kita laksana timur dan barat...
Tapi bait frasa, bait harap ini selalu teruntai selaksa air
yg turun dari bukit ke lembah...

Hari berganti hari.. Bulan berganti bulan..
Masa lalu pun menatap dengan nanar...
Masa kini yang penuh dengan gelombang hampa...
Layaknya tanah berdebu yang lama tak terkena hujan..

Ini resahku, mungkin juga resahmu.
Tapi tenang saja Syarifah... Aku yakin...
Karena kita hanya terpisah sementara, selebihnya kita
akan bersama...

-Danubrata Dadang-
23 Agustus 2015

2 komentar:

Unknown mengatakan...

Alhamdulillah postingannya nambah ;)

Anteng R. Lalanissa mengatakan...

Haha.. ngepost tulisannya pujangga pula

Posting Komentar